*Pics courtesy of Shoei*
**Words by juraganhelm.com**
Visor/kaca helm dicuci hanya dgn menggunakan air dan sabun cair (sabun cuci tangan atau cuci piring juga boleh).
Gosok menggunakan telapak tangan (tidak perlu pakai lap atau sikat!!)
Jangan menggunakan cairan kimia (alkohol, dll) !!!
Keringkan dengan kain lap yg lembut & kering. Hindari menggunakan tissue.
Busa bagian dalam yg dapat dilepas juga dapat dicuci menggunakan sabun cair atau shampoo (mild soap/shampoo).
Hindari menggunakan deterjen, karena dapat merusak lapisan perekat/lem.
Juga bisa menimbulkan bau kurang sedap bila tidak dibilas dgn bersih.
Jangan direndam terlalu lama! 5-10 menit sudah cukup lah...
Kalo mau pake mesin cuci juga boleh, tapi mendingan pake kantong khusus mencuci.
Hindari sinar matahari langsung ketika mengeringkan.
Trik lainnya bisa pakai hembusan hawa panas dari belakang AC di rumah
Lapisan EPS/styrofoam bagian dalam cukup dibersihkan dengan lap dan sedikit air.
Hindari menggunakan bahan kimia (alkohol, dll)
Membersihkan batok/shell helm juga sama seperti membersihkan visor.
Gunakan cotton bud atau sikat gigi kecil untuk membersihkan ventilasi helm.
Batok/shell helm juga boleh dipoles menggunakan wax atau cairan poles lainnya (Kit, Meguiars, dll)
Bersihkan bagian ratchet/engsel/mekanisme kaca helm menggunakan minyak silikon (silicone oil/spray).
Silicone oil juga berguna sebagai pelumas mekanisme yg bergerak.
Semoga berguna !
sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=881968
Tampilkan postingan dengan label helm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label helm. Tampilkan semua postingan
Jumat, 01 Juli 2011
Tips Membersihkan Helm Yang Baik & Benar
Minggu, 26 Juni 2011
Pakai Helm Mencegah Kelumpuhan
Menunjukan bahwa pengendara motor menggunakan helm lebih rendah 22 persen menderita cedera tulang belakang dibandingkan dengan pengendara yang tanpa helm. Berarti memakai helm menghindari cedera belakang leher.
“Dengan adanya penelitian ini, undang-undang tentang helm wajib diterapkan. Karena helm dapat menyelamatkan nyawa, mengurangi cedera kepala, dan sekarang kita ketahui helm juga dapat menghindari resiko cedera tulang belakang leher,” ungkap pemimpin study Adil H. Haider, MD, MPH, asisten Profesor bedah Johns Hopkins University School of Medicine.
StudyHaider menambahkan, ditemukan penurunan resiko cedera otak traumatis pemakaian helm sebanyak 65 persen dan kemungkinan penurunan kematian berjumlah 37 persen. Bukti terkuat adalah, bahwa helm secara signifikan mengurangi cedera tulang belakang leher yang mengakibatkan kelumpuhan.
Sumber: autoevolution
Langganan:
Postingan (Atom)