MotoBike - Urusan gas buang sepeda motor, serahkan saja ke HRD Racing di Jl. H. Mencong No. 72, Ciledug-Tanggerang. Bengkel yang menekuni bidang knalpot sejak tahun 1992 ini, sudah mempunyai 5 cabang diantaranya, Ciledug, Kemayoran, Bekasi, Malang, dan Makasar. “HRD bisa mengerjakan knalpot semua jenis motor, dari yang 4 tak sampai 2 tak. Selain itu kita juga melayani knalpot buat balap,” tutur Firman Irianto pemilik HRD Racing.
Sebagai rujukan harga, semisal knalpot Yamaha Jupiter Z harganya Rp. 200-250 ribu, lalu untuk Jupiter MX di bandrol 350-550 ribu. Sedangkan untuk motor bejenis matic seperti Yamaha Mio, Honda Vario, dan Suzuki Sky Wave dengan bahan dasar stanlis dijual Rp. 850 ribu. Terdapat juga knalpot Suzuki Stria FU berbahan galvanis yang dijual Rp. 450 ribu.
Selain itu HRD juga menyediakan knalpot Racing milik Yamaha Byson dengan bahan almunium yang dilego Rp. 350 ribu. Lalu untuk knalpot Kawaski Ninja 250 harganya Rp. 1,2 juta, sedangkan berbahan dasar stanlis di bandrol Rp. 3,5 juta. Bagi anda pemilik sepeda motor 2 tak yang ingin suara knalpotnya terdengar garing, datang saja langsung ke HRD. Sebut saja, knalpot Kawasaki Ninja RR dengan dua pilihan bahan dasarnya yaitu stanlis dan almunium yang dihargai Rp. 700 ribu. Sedangkan untuk knalpot Yamaha RX-King bisa ditebus Rp. 350 ribu.
“Disini juga melayani knalpot motor buat drag race, dan kita juga menerima pesanan luar kota” tambah Firman.
HRD Racing
Jl. H. Mencong No. 72, Ciledug-Tanggerang
Hp. 081288499950.
credit to extermination n moto bike
Jumat, 01 Juli 2011
bengkel knalpot HRD Racing
Tips Perawatan Knalpot Motor
Selain sebagai penyalur gas sisa pembakaran, knalpot juga berfungsi untuk mendukung tampilan. Oleh larena itu peranti ini juga memerlukan perawatan,karena knalpot sangat rawan berkarat dan bocor, sehingga menghasilkan suara lebih berisik atau keras yang mengikuti putaran mesin.
Selain usia motor, karat pada knalpot terjadi karena perbedaan suhu antara di dalam dan di luar pipa knalpot. Jika di daerah pantai karena kandungan garam cukup tinggi di udara sekitar, maka kotoran yang menempel akan lumer dan mudah menimbulkan korosi (gbr.1).
gbr.1
Yang paling mudah terlihat adalah di bagian leher knalpot, pasti ada karat. Beberapa hal dibawah mkungkin bias membantu mengatasi masalah
Knalpot Orisinal
Untuk knalpot orisinal atau standar 4-Tak cenderung kering, maka panas yang dihasilkan bisa menyebabkan karat. Disarankan, memanaskan mesin jangan terlalu lama, karena akan bikin knalpot jadi kuning. Lalu berikan oli secukupnya ke dalam lubang knalpot 2 bulan sekali (gbr.2).
Bagi yang sudah berkarat, segera bersihkan kotoran yang menempel di knalpot dengan ampelas atau sikat kawat (gbr.3). Atau dengan cara mengoleskan oli bekas pada leher knalpot, lalu hidupkan mesin cukup 2 menit agar oli menyerap. Lama-kelamaan kotoran akan mengelupas seiring mengeringnya oli yang kepanasan tadi.
Jangan kaget, bila timbul asap akibat pelumas yang diolesi menguap lantaran terkena panas. Untuk menghindari karat datang lagi, bisa disemprot antikarat dan sehabis mencuci sebaiknya segera dikeringkan atau sewaktu hujan cepat dibilas air bersih.
gbr.2
gbr.3
Knalpot Racing
Buat pasang knalpot racing, baik itu model krom dan berbahan pelat, dibutuhkan perawatan khusus. Karena tanpa disadari produk aftermarket itu lebih cepat menguning atau berkarat ketimbang orisinal.
Oleh karenanya, sebelum dipasang sebaiknya diolesin oli bekas dulu agar umur lebih panjang. Oleskan pelumas bekas tersebut dengan kain di bagian leher knalpot (gbr.4). Setelah itu, lanjutkan dengan memasang knalpot. Lalu, hidupkan mesin selama 2 menit, dan oli akan menguap akibat panas.
gbr.4
sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4824162
Minggu, 26 Juni 2011
Knalpot Titanium R9, Lebih Ringan 40 Persen
Buat bebek, skubek, sport juga moge
Kabar gembira bagi penyuka adu kebut. Kini knalpot bahan titanium siap dijajakan untuk motor lokal. Material racing kelas tinggi itu diproduksi brand R9 (Racing Generation).
Bahan titanium memiliki beberapa keuntungan. “Selain enteng, mudah melepas panas dan mampu meredam suara,” tegas Sjafri Ganie alias Jerry, juragan knalpot R9.
Di soal bobot, titanium jauh lebih ringan dibanding besi atau stainless steel. “Bedanya bisa lebih enteng 40%,” yakin Jerry yang sudah mendatangkan bahan titanium dengan nilai investasi di atas Rp 10 miliar itu.
Bobot yang ringan mampu memapas berat kendaraan. Rata-rata pembalap IndoPrix beratnya lebih 10 kg dari regulasi minimal. “Pakai titanium bisa dipangkas,” semangat Jerry yang berencana bikin komponen lain dari titanium seperti as komstir, segitiga, pelek dan baut.
Knalpot titanium mampu bikin stabil panas mesin. Suhu tidak naik-turun. “Begitu mencapai 5 menit, suhu knalpot stabil sampai digeber berjam-jam,” pede Jerry yang juga juragan knalpot Noby.
Suhu yang cepat stabil, performa motor tetap terjaga. Tanpa perlu pemanasan lama. Paling penting lagi, performa mesin tidak mudah ngedrop karena suhunya yang stabil.
Dari hasil pengukuran menggunakan dynotest di mesin bebek 110 atau 125 cc, power mesin meningkat. Sekitar 0,2 sampai 0,3 dk. Kalau menggunakan dynotest merek lain, bisa lebih besar lagi. Kenaikannya bisa mencapai 1 dk.
Paling penting lagi, menggunakan knalpot titanium juga bisa mengurangi suara berisik dari motor balap. “Karena mampu meredam sampai 30%,” teori pria yang beken dengan merek Ker Ker ini.
Jajal di seri awal IndoPrix lalu di Sentul, suara paling adem. Jauh lebih sunyi dibanding pakai bahan stainless steel.
Asyiknya knalpot dengan material wahid ini akan dijual dengan harga terjangkau. “Bedanya tidak jauh, paling Rp 200-300 ribu dibanding stainless steel,” jelas pria yang sudah puluhan tahun menekuni bisnis knalpot ini.
Klem tahan melengkung
Seperti knalpot buat Ninja 250R, paling mahal dibanderol Rp 5 juta. Coba bandingkan dengan pipa buang buatan luar negeri yang bisa 2 kali lipat lebih.
Bebek dan skubek juga siap diproduksi. Begitu juga untuk moge yang akan tetap diproduksi sebagai brand image, seperti untuk Yamaha R6.
Bahan titanium yang digunakan tidak sebatas di leher atau silencer. Semua bagian knalpot dibuat dari titanium. Termasuk kawat las yang dipergunakan ketika mejahit saluran buang itu.
Sementara untuk bahan titanium yang dipakai, warna birunya alami. Tidak dibuat dengan proses yang disengaja. Begitu kena panas, sudah langsung biru.
Lisensi Leo Vince
Bukan tanpa alasan kalau Jerry berani investasi gede-gedean. Karena sudah dipercaya pemegang merek knalpot Leo Vince asal Italia. Untuk memproduksi knalpot merek mereka di Indonesia.
Merek Leo Vince sudah sangat beken di dunia racing. Pihak R9 dipercaya memproduksi knalpot untuk moge. Kalau bebek dan skubek masih tetap R9.
“Teknologi, bahan dan proses produksi juga harus sesuai standar Leo Vince. Makanya tukang las juga harus kursus di Australia,” jelas pedagang yang sering keluar negeri ini sambil bilang kalau beberapa mesin di pabriknya disuplai langsung dari Leo Vince. Hebat! (motorplus-online.com)
Sabtu, 25 Juni 2011
Tips Memilih Knalpot
Secara dasarnya untuk lebih mudahnya Knalpot Racing ini dipergunakan untuk(jenis pengguna):
1. Pengguna Umum-Kategori Style only-Penggunaan Pergi ke kantor, touring master dan aktifitas rutin sehari-hari (non-racing) hanya agar mendapatkan suara yang lebih empuk dan ngebass dan agar suara dapat terdengar dengan tujuan agar orang lain/pengendara lain lebih hati-hati didekat si pengendara..
2. Pengguna Medium-Kategori Style-Gaya balap-ngebut kalau ada kesempatan-Pengguna Pergi Ke Sekolah, Kampus, Kantor.
3. Pengguna Advance-Kategori Street illegal Racing-Penggunaan khusus untuk balap liar dengan kondisi motor akan dipakai hanya untuk balap liar.
4. Pengguna Profesional-Kategori Full Racing is legal-Penggunaan khusus untuk balap resmi dengan spek motor full racing/medium racing Mp3 dan MP 5, dengan rider seorang pembalap professional.
Untuk Mendapatkan knalpot sesuai criteria kategori diatas berikut petunjuknya:
1. Pengguna Umum-Kategori Style only
Yang diperlukan disini cukup hanya dengan mengganti silincer/peredam suaranya saja.
Apabila pipa dari leher knalpot hingga silencer bisa dilepas tanpa memotong seperti model motor jenis 4-tak Scorpio, Thunder 250,CBR 150, Minerva, Thunder 125, Shogun 125, Arashi, Honda Supra 125, Satria FU, Nova Sonic. Untuk motor jenis 2-tak seperti NSR,King, Ninja 150, TZM 150, Tiara 125(JR 120), 125Z( bila 2 tak cukup dengan memotong sebagian isi dari silencer yang menempel pada pipa letaknya didalam silencer) namun suara menjadi lebih garing dan keras.
2. Pengguna Medium-Kategori Style-Gaya balap
Yang diperlukan pada kategori ini diperlukan mengganti system knalpot standartnya dengan full system( system full termasuk dari leher knalpot yang menempel di blok mesin hingga ujung silencer, atau juga hanya mengganti silencernya juga tanpa mengganti pipa knalpot.
Untuk keperluan dalam kategori ini yang diperlukan mencoba beberapa silencer buatan handmade dengan ukuran yang sebaiknya tidak jauh dari ukuran silencer standartnya baik bentuk juga lubang keluar dari silencer, selain itu setting spuyer yang tepat diperlukan. Contohnya: untuk motor jenis 4-tak proses setting dapat dimulai dengan menaikkan spuyer pilot jet sebanyak 1 step angka kenaikan, misalkan dari angka pilot jet 12,5 menjadi 15 untuk karburator jenis mikuni. Dari 15 menjadi 17,5 dan seterusnya kenaikan sebesar per 2,4 (juga disesuaikan dengan setting bukaan skrup udara di karburator). Untuk jenis motor 2tak selain pilot jet naik satu step, sebaiknya mainjet juga dinaikkan satu step untuk mengatasi kekeringan diputaran atas dari mesin.
3. Pengguna Advance-Kategori Street illegal Racing
Yang diperlukan pada kategori ini diperlukan mengganti system knalpot standartnya dengan full system( system full termasuk dari leher knalpot yang menempel di blok mesin hingga ujung silencer). Biasanya para pengguna knalpot ini tidak memperdulikan suara yang dihasilkan, mereka lebih perduli hasil tenaga yang dihasilkan dari penggantian jenis knalpot racing. Untuk memilih knalpot yang tepat bagi kegunaan mereka. Ada baiknya banyak mencoba beragam knalpot racing, namun bukan hanya sekedar merk saja yang berbicara..pada kondisi untuk keperluan balap oleh pengemar adu kebut untuk kelas mesin standart, mesin korekan medium dan korekan full racing memerlukan tipe knalpot yang berbeda. Hal ini yang banyak kurang dipahami oleh para pengguna di kategori Advance ini. Karena tidak sedikit knalpot bermerk yang sebenarnya fungsinya kurang dimengerti oleh pemakainya. (misalnya untuk beberapa knalpot luar ada peringatannya :” Racing use only not for daily use”)ini berarti hanya bisa digunakan untuk mesin full balap dan bukannya mesin yang semi dan juga mesin yang hanya diganti spuyernya saja!
4. Pengguna Profesional-Kategori Full-Racing is legal
Yang diperlukan pada kategori ini diperlukan mengganti system knalpot standartnya dengan full system jenis “Racing use only”. Untuk knalpot jenis ini yang produk dari luar negeri seperti Yoshimura Jepang, USA dan yang versi Thailand juga mudah ditemukan hanya saja sepertinya Produk dari negara-negara seperti Thailand dikhususkan dan hanya diproduksi untuk motor-motor kelas 150cc tidak untuk motor besar. Sedangkan untuk produk lokal yang berbahan dasar stainless steel rupanya hanya orderan dari tim-tim balap besar yang dapat memilikinya langsung dari sang produsen, sementara yang ada dipasaran hanya jenis vernekelan.
Sumber: http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/websites/1971919-tips-memilih-knalpot/#ixzz1QLlwjPU2
Honda Supra X 125 pake muffler Satria FU 150, kenapa tidak !?
Banyak yang gak percaya kalo Supra X 125, Shogun SP lama, ama Satria FU hampir sama untuk beberapa partsnya. Misalnya velg, speedometer, muffler, dll. Sama dalam artian bisa bertukar tanpa perlu modif khusus ke bengkel custom. Tapi ane udah buktikan kemaren.
Muffler supra X 125 diameternya sama dengan muffler Satria Fu yang versi lama (gak pake End Muffler). Kalo yang pake end muffler, ukurannya lebih gede beberapa mm aja dan bisa juga dipasang dengan penyesuaian pada bracket atau dudukan dari mufflernya.
Sebelum dipasang, klo rekan2 bikers mau suara yang lebih keras, bisa dibelah dulu di tukang knalpot terdekat di kota rekan2 bikers. Caranya :
1. Persiapkan muffler Satria FU 150 nya.
2. Siapakan baut 8 dengan panjang sekitar 1/2 inci sebanyak 3 buah.
3. Buka baut pengunci muffler yang tiga buah baut itu dengan kunci 10.
4. Setelah selesai, buka baut penggantung muffler yang di bawah footstep belakang dengan ring 12 (kalo gak salah).
5, Muffler akan terlepas dan tarik ke arah belakang karena ada bagian saringan knalpot yang menojol keluar.
6. Pasang muffler Satria FU dengan mengikuti lubang pada pengunci muffler dan gunakan baut 8 tadi. Karena kalau pakai baut yang asli (10) terlalu panjang.
7. Setelah itu tinggal buat bracket knalpot sesuai keinginan rekan2 bikers. (bisa dibuat di tukang service knalpot mobil, ongkosnya sekitar 15.000 perak).
Dari segi suara lebih mirip ke Shogun SP lama. Tapi efeknya bisa meningkatkan performa, efisiensi Bahan bakar, dan akselerasi mesin sekitar 10- 15%. Harga silencer FU di Medan sekitar 210rb utk FU CKD dan 350rb utk FU CBU.
Sebenarnya mw pake gambar, tapi gak tau gimana cara masukin gambarnya.
Semoga berguna untuk rekan2 bikers semua.
sumber : http://forum.otomotifnet.com/otoforum/showthread.php?11925-Honda-Supra-X-125-pake-muffler-Satria-FU-150-kenapa-tidak-!